Inter Milan Dikabarkan Bakal Segera Pecat Antonio Conte?

Hubungan manajemen Inter Milan dan sang pelatih, Antonio Conte, tak lagi baik. Meski masih terikat kontrak hingga 30 Juni 2022, masa depan Conte akan ditentukan kelar Nerazzurri –julukan Inter– tampil di Liga Eropa 2019-2020.

Pelatih 52 tahun itu sempat melontarkan kritik tajam kelar laga pekan ke-38 Liga Italia 2019-2020 yang mempertemukan Atalanta vs Inter. Setelah laga itu, Conte menilai dirinya tak lagi dilindungi manajemen Inter, terutama dari serangan media lokal Italia.

Tidak lama setelah kritikan itu muncul, CEO Inter Bepe Marotta mengadakan pertemuan dengan Conte. Kabarnya setelah pertemuan itu, diambil keputusan bahwa masa depan Conte akan ditentukan setelah Inter tampil di Liga Eropa.

Saat ini, Inter telah melaju ke semifinal Liga Eropa 2019-2020 dan akan menghadapi Shaktar Donetsk pada Selasa 18 Agustus 2020 dina hari WIB. Jika Conte dipecat atau mengundurkan diri kelar Liga Eropa 2019-2020, siapa sosok penggantinya?

Menurut laporan Football Italia, Rabu (12/8/2020), Bepe Marotta menempatkan pelatih Sporting Lisbon, Sergio Conceicao, di baris terdepan. Pelatih 45 tahun itu merupakan salah satu juru taktik muda terbaik yang ada di dunia saat ini.

Conceicao memulai karier sebagai pelatih kepala pada 2012-2013. Saat itu, ia menangani klub yang kini mentas di Divisi III Liga Portugal, Olhanense.

Namun, trofi demi trofi baru didapat Conceicao semenjak menangani FC Porto pada 2017-2018. Total selama tiga musim menangani Dragoes –julukan Porto, Conceicao menghadirkan empat gelar bagi publik Estadio Do Dragao.

Terbaru, Conceicao yang kerap mengandalkan pola 4-2-3-1 dan 4-4-2, membawa Porto juara Liga Portugal 2019-2020. Namun, Inter mesti mengeluarkan kompensasi jika ingin mendatangkan Conceicao.

Berhubung masih terikat kontrak hingga 30 Juni 2021, Inter mesti menebus Conceicao seharga 20 juta euro (Rp345,1 miliar).

Karena itu, menarik menanti siapa yang duduk di kursi pelatih Inter musim depan. Apakah Conte bertahan, atau justru Conceicao yang masuk memimpin Romelu Lukaku dan kawan-kawan?